Angkutan Kota di Kupang dinamakan BEMO. Bemo di Kupang sangat berbeda dengan Bemo di Kota-Kota Besar di Indonesia. Sudah menjadi fenomena unik di Kupang untuk angkutan umum yang satu ini, karena Bemo di Kupang selain dilengkapi dengan sound system yang berdaya besar dan bermerek, Bemo ini juga dihiasi dengan berbagai asesoris-asesoris mobil yang menarik di dalam maupun di luarnya.  Asesoris-asesoris di dalam bemo biasanya berupa boneka-boneka, hiasan-hiasan kaca, lampu-lampu, dan aneka pengharum mobil yang sederhana sampe yang paling unik bentuknya.  Sedangkan di luar dihiasai dengan nama Bemo yang diukir dengan tulisan-tulisan yang menarik, stiker berupa gambar-gambar menarik dan kata-kata unik dalam bahasa Kupang yang di tempel di kaca maupun body Bemo.

Setiap Bemo di Kupang  memiliki namanya tersendiri, dan memiliki nomor jalur yang ditempatkan di bagian atas Bemo dengan lampu yang menyala. Sehingga setiap jalur yang dilewati oleh Bemo dikenali dengan lampu tersebut. Umumnya bemo di kota-kota besar dikenali dengan nama tempat tujuannya kalo di Kupang cukup dengan nomor lampunya saja. Jadi jangan bingung kalo anda ditanyakan “Nae Bemo Lampu Berapa?” Makanya bagi pendatang baru, anda harus tahu terlebih dahulu tempat tujuan anda berada pada jalur bemo nomor lampu berapa? Dan sekedar informasi, tarif bemo di Kupang jauh dekat harganya sama.🙂

Umumnya Bemo-Bemo di Kupang memiliki sound system yang bagus, karena itu Bemo di Kupang pernah dikatakan oleh seorang turis luar negeri dengan istilah “Diskotik Berjalan”. Dengan suara musik yang cukup kuat, bahkan sampai menggetarkan kaca di gedung-gedung sekitar, membuat para penumpang di dalam Bemo kesulitan untuk ngobrol. Anda bisa membayangkan anda berada di dalam sebuah diskotik dan anda sedang berbincang dengan teman anda, mungkin seperti itu di dalam Bemo Kupang. Namun dengan suara seperti ini bagaimana caranya penumpang memberitahukan untuk turun. Anda cukup dengan mengetukkan uang logam pada besi pegangan yang ada di dalam Bemo, atau dengan mengatakan “Kiri Nyong” tentunya saat suara musik telah mengecil saat pergantian lagu.  :-)

Beberapa Foto-Foto Bemo Kupang :